Certified Reference Materials (CRM): Kunci Reprodusibilitas dalam Uji Mikrobiologi
by Defiona Rensia Naomi Azerlyn & Owen Distyan Pusponegoro | May 5, 2026
Certified Reference Materials (CRM)
Kunci Reprodusibilitas dalam Uji Mikrobiologi
Tantangan Reprodusibilitas dalam Penelitian Mikrobiologi
Reprodusibilitas merujuk pada kemampuan suatu eksperimen untuk menghasilkan hasil yang konsisten ketika dilakukan berulang dalam kondisi yang serupa. Dalam praktiknya, hal ini berarti bahwa uji yang dilakukan hari ini seharusnya memberikan hasil yang sebanding ketika diulang di hari yang berbeda, oleh analis yang berbeda, atau bahkan di laboratorium lain dengan prosedur yang sama [1].
Krisis reprodusibilitas sudah lama menjadi tantangan bagi para peneliti di bidang mikrobiologi [1]. Sebagai contoh, dalam satu rangkaian uji, seorang peneliti menggunakan isolat hasil pemurnian internal sebagai standar kontrol. Pada percobaan pertama, respon pertumbuhan kontrol memberikan hasil yang sesuai harapan. Namun pada pengulangan berikutnya, respon pertumbuhan yang ditunjukkan tidak lagi konsisten dengan hasil awal, meskipun seluruh parameter uji telah dijaga konsisten. Variasi pada kontrol ini membuat hasil menjadi sulit dibandingkan dan diinterpretasikan.
Situasi tersebut mencerminkan tantangan dalam memastikan reprodusibilitas, terutama ketika mikroorganisme yang digunakan belum sepenuhnya terstandardisasi. Hal ini disebabkan karena mikroorganisme bukanlah “alat ukur” yang statis, melainkan makhluk hidup yang juga memiliki proses dan sifat alaminya sendiri [1]. Mikroorganisme yang digunakan dalam pengujian dapat mengalami perubahan karakteristik akibat proses subkultur berulang, perbedaan kondisi penyimpanan, hingga variasi kecil dalam lingkungan pertumbuhan.
Oleh karena itu, menjaga reprodusibilitas dalam mikrobiologi tidak hanya bergantung pada kesesuaian terhadap prosedur, tetapi juga diperlukan upaya standardisasi mikroorganisme yang digunakan dalam pengujian. Salah satu pendekatan yang penting untuk memastikan bahwa material biologis yang digunakan memiliki karakteristik yang konsisten dan terstandar adalah penggunaan Certified Reference Material (CRM).
Mengapa Certified Reference Materials (CRM) Sangat Penting?
CRM didefinisikan sebagai bahan acuan yang memiliki sifat homogen dan stabil, serta telah dikarakterisasi secara menyeluruh untuk digunakan dalam proses pengukuran, baik secara kualitatif maupun kuantitatif. CRM diproduksi oleh organisasi yang memenuhi standar internasional, seperti ISO 17034:2016 dan ISO/IEC 17025:2017, sehingga setiap material yang dihasilkan memiliki identitas dan kualitas yang dapat ditelusuri [2].
Dalam mikrobiologi, CRM umumnya berupa strain mikroorganisme yang telah diidentifikasi secara genetik dan fenotipik, serta disimpan dalam kondisi yang dapat menjaga stabilitasnya [2]. Ketika digunakan dalam pengujian—misalnya sebagai kontrol positif atau validasi metode—CRM memberikan respons yang konsisten dan dapat diprediksi, sehingga hasil yang diperoleh memiliki titik acuan yang jelas.
Pemanfaatan CRM dalam analisis mikrobiologi berperan penting dalam mendukung pengembangan metode, validasi metode, serta kegiatan quality control [3]. Selain itu, penggunaan CRM memungkinkan peneliti mengeliminasi kebutuhan untuk melakukan isolasi dan pemurnian mikroorganisme secara mandiri. Material yang telah tersertifikasi memastikan identitas dan konsistensi karakteristik, sehingga meningkatkan kepercayaan terhadap kontrol yang digunakan. Adanya stabilitas material ini juga memungkinkan penggunaannya secara jangka panjang dalam berbagai aplikasi penelitian.
Meskipun demikian, kualitas CRM tetap bergantung pada penyedia yang memproduksinya. Sumber yang memiliki sistem karakterisasi, dokumentasi, dan preservasi yang baik akan menghasilkan material dengan kualitas yang konsisten. Oleh karena itu, pemilihan sumber CRM yang terpercaya juga menjadi penting untuk memastikan bahwa standar yang digunakan dapat mendukung keandalan data yang dihasilkan.
ATCC Sebagai Sumber CRM Terpercaya dan Berkualitas
American Type Culture Collection (ATCC) telah terpercaya selama lebih dari 100 tahun oleh komunitas riset dan industri sebagai inovator terkemuka dalam ilmu mikrobiologi, sekaligus diakui sebagai sumber utama untuk material referensi mikroba berkualitas tinggi dan terstandarisasi.
ATCC memproduksi CRM melalui proses yang memenuhi standar ISO 17034 dan ISO/IEC 17025, serta didukung oleh sistem manajemen mutu ISO 9001. Karena itu, setiap material referensi yang disediakan ATCC memiliki identitas yang telah terverifikasi, karakteristik yang jelas, serta terlacak hingga ke kultur asalnya. Dengan jaminan mutu, akurasi, dan traceability yang tinggi, CRM yang tersedia di ATCC dapat membantu dalam memastikan hasil pengujian yang lebih konsisten.
ATCC menawarkan beragam portofolio mikrobiologi yang dapat mendukung pengujian rutin hingga penelitian lanjutan. Portofolio ini mencakup berbagai kelompok mikroorganisme, mulai dari bakteri, archaea, protista, fungi, hingga virus. ATCC juga menerapkan proses sekuensing yang terstandarisasi dan terautentikasi, sehingga data genomik strain mikroba yang tersedia dapat diakses secara praktis melalui database berbasis cloud, yaitu ATCC Genome Portal. Selain itu, ATCC juga menyediakan beberapa strain khusus, seperti mikroorganisme anaerob, extremophiles, strain resisten obat, bakteriofag, hingga reporter-labeled strain yang dapat diaplikasikan dalam berbagai macam penelitian.
Pada akhirnya, reprodusibilitas tidak hanya ditentukan oleh prosedur, tetapi juga oleh kualitas mikroorganisme yang digunakan. Tanpa material yang terstandarisasi, hasil pengujian akan sulit direproduksi secara andal. Penerapan CRM membantu laboratorium meminimalkan variabilitas, meningkatkan keandalan kontrol, serta mendukung efisiensi proses pengujian. Dengan memanfaatkan koleksi mikroorganisme terstandarisasi dari ATCC, laboratorium dapat memastikan hasil pengujian yang lebih dapat direproduksi dan dapat diandalkan.
Daftar Pustaka
[1] Schloss, P. D. 2018. Identifying and overcoming threats to reproducibility, replicability, robustness, and generalizability in microbiome research. MBio. 9(3): 10-1128.
[2] Sobania, T. (2018, 26 Juli). HOW CERTIFIED REFERENCE MATERIALS HELP LABS MEET REGULATORY REQUIREMENTS. https://blog.microbiologics.com/how-certified-reference-materials-help-labs-meet-regulatory-requirements/ (Diakses pada 28 April 2026).
[3] Philipp, W. J., van Iwaarden, P., Schimmel, H., Meeus, N., & Kollmorgen, N. 2007. Development of reference materials for microbiological analysis. Accreditation and quality assurance. 12(3): 134-138.
Live Chat Support
Have Questions or Needs?
Contact Our WhatsApp Business for Fast and Professional Support!
Keep in Touch with Us
PT. Genetika Science Indonesia
Rukan Great Wall Blok C No. 19-21
Green Lake City
Kel. Petir, Kec. Cipondoh, Kota Tangerang, Banten 15147, Indonesia.
t. +62 21 5433 2034, +62 21 5433 2425, +62 21 5433 2701
f. +62 21 5433 2701
p. +62 878 7000 8754 (WhatsApp Only)
FOLLOW US ON: