Genetika Science

PT. Genetika Science Indonesia is a leading Life Science research distributor and service provider in Indonesia, We are acknowledged with our distinctive culture: Responsive and Reliable Sales & Customer Care Team, Strong Technical Support, and Rapid Turnaround Time. By focusing on Life Science, we are the solution for your Genomics, Molecular Biology, Proteomics, Immunology and Cell Biology research needs.

Genetika Lab

Genetika Lab has been providing scientific and professional services in this area for more than three years. We are one of the trusted private molecular laboratories in Indonesia because we always concern the standards of competency, work quality, consumer privacy protection and results accuracy. We are supported by our scientist and expertise in molecular biology and commited to providing our client with high quality services results.

Bird Sexing

Avian DNA Gender Determination (bird sexing) is a non-surgical and DNA-powered method used by veterinarians, breeders, and bird owners who cannot determine the gender of their bird by its physical appearance or characteristics. We use PCR to detect the presence of male and female chromosomes in the bird’s DNA. You can collect a DNA sample by clipping the bird’s toenail (sample is collected onto a blood card), or you can pluck feathers from the bird’s breast.

COVID-19 Detection

Corona virus is a virus that attacks the respiratory system. Disease caused by this virus is known as Covid -19. Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2), better known as the Corona virus, is a new type of coronavirus that is transmitted to humans. This virus can affect anyone, both infants, children, adults, the elderly, pregnant women, and nursing mothers.

Environmental Surface Check

Genetika Science makes it fast, easy, and economical for any business to begin routine Coronavirus environmental testing and proactively combat COVID-19.

#DIRUMAHAJA

Kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) dilakukan sebagai salah satu langkah antisipasi penularan Virus Corona atau COVID-19 yang telah dilakukan oleh banyak perusahaan. Namun, kebijakan terkait WFH menimbulkan kendala bagi beberapa profesi pekerjaan. Salah satunya bagi para peneliti di laboratorium yang membutuhkan alat-alat untuk mengerjakan sampel. Maka dari itu, untuk membantu mempertahankan performa kerja para peneliti, Genetika Science menawarkan berbagai macam layanan jasa molekuler yang bisa dikerjakan oleh Genetika Lab.

Our Partners

Article

Real-Time PCR

Dicetuskan pertama kali oleh Kary Mullis di tahun 1984, Polymerase Chain Reaction (PCR) merupakan salah satu jenis eksperimen yang sudah sangat umum dilakukan dalam ranah biologi molekuler. Berdasar pada kemampuan DNA polymerase untuk mensintesis untai DNA baru dari  template yang tersedia, PCR banyak digunakan dalam analisis molekuler terutama untuk memperbanyak region (amplikon) yang diinginkan hingga mendeteksi adanya gen tertentu pada suatu sampel.

Real time PCR atau quantitative real time PCR (qPCR) merupakan salah satu metode PCR yang kini sudah banyak diaplikasikan dalam biologi molekuler. Pada metode qPCR, peneliti tidak hanya dapat mendeteksi keberadaan suatu gen tertentu tetapi juga mengetahui kuantitas gen target pada sampel hingga membandingkan ekspresi gen pada sampel.

 

Mengapa proses penyimpanan sampel sangatlah penting?

Kualitas sampel DNA/RNA akan menentukan kualitas hasil eksperimen lanjutan. Sampel yang tidak disimpan dengan baik dapat menyebabkan perubahan komposisi pada sampel, degradasi asam nukleat, sampai tumbuhnya organisme yang tidak diinginkan sehingga dapat menyebabkan bias pada hasil eksperimen yang dikerjakan. Untuk itu penyimpanan sampel seharusnya menjadi perhatian peneliti, terutama jika eksperimen lanjutan yang akan dilakukan berupa next generation sequencing, dimana kualitas sampel menjadi salah satu penentu bagus tidaknya hasil sekuensing dan bioinformatik.

 

Skin Microbiome

Jika Anda pernah mendengar istilah gut microbiota dan hubungannya dengan kesehatan, pernahkah Anda mendengar tentang skin microbiome? Serupa tapi tak sama, skin microbiome mengacu pada komunitas mikroorganisme, termasuk bakteri, virus, jamur, bahkan tungau yang hidup di kulit kita. Menariknya, jenis dan bagian kulit yang berbeda memiliki komunitas bakteri yang berbeda pula. Misalnya, Propionibacterium spp. adalah jenis bakteri yang banyak ditemukan pada bagian kulit berminyak contohnya area dahi, hidung, atau punggung.

“Genes are like story, and DNA is the language that the story is written in it”
(Sam Kean).

Keep in Touch with us

10 + 7 =

PT. Genetika Science Indonesia

Rukan Great Wall Blok C No. 19-21
Green Lake City 
Kel. Petir, Kec. Cipondoh, Kota Tangerang, Banten 15147, Indonesia.
p. +62 21 5433 2034, +62 21 5433 2425, +62 21 5433 2701
f. +62 21 5433 2701